SMA Negeri 9 Jakarta
menyelenggarakan kegiatan Edufair Perguruan Tinggi 2026 sebagai sarana bagi
siswa untuk memperoleh informasi mengenai dunia perkuliahan. Kegiatan ini dilaksanakan
melalui beberapa rangkaian acara yang menghadirkan mahasiswa dari berbagai
perguruan tinggi di Indonesia serta memberikan gambaran mengenai jalur masuk,
beasiswa, dan biaya kuliah.
Pada Selasa, 20 Januari 2026, kegiatan Edufair dimulai dengan
kunjungan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ke setiap
kelas. Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa memperkenalkan universitas
masing-masing sekaligus menjelaskan berbagai jalur masuk perguruan tinggi,
seperti seleksi nasional maupun jalur mandiri. Selain itu, mereka juga
memberikan tips dan trik dalam menghadapi ujian masuk perguruan tinggi, seperti
UTBK, serta membuka sesi tanya jawab dengan para siswa.
Kegiatan utama Edufair PTN kemudian dilaksanakan pada Rabu,
21 Januari 2026. Acara diawali dengan parade perwakilan universitas yang
diikuti oleh alumni SMAN 9 Jakarta dari berbagai kampus ternama di Indonesia,
seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut
Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas
Padjadjaran (UNPAD), Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Universitas Negeri
Jakarta (UNJ), Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), dan universitas
lainnya. Parade tersebut menjadi salah satu momen yang paling menarik perhatian
siswa karena mereka dapat melihat secara langsung alumni yang telah berhasil
diterima di kampus impian mereka.
Setelah parade, para siswa dapat mengunjungi booth
universitas untuk berdiskusi langsung dengan para alumni. Di booth tersebut,
siswa mendapatkan berbagai informasi mengenai cara masuk perguruan tinggi,
peluang beasiswa, serta gambaran biaya kuliah di masing-masing kampus. Beberapa
booth juga menyediakan mini games yang dapat dimainkan oleh siswa dengan hadiah
menarik bagi para pemenang, sehingga membuat suasana kegiatan menjadi lebih
interaktif dan menyenangkan.
Rangkaian kegiatan Edufair juga dilanjutkan dengan Edufair
Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pada 30 Januari 2026. Dalam kegiatan ini,
mahasiswa dari berbagai PTS memberikan pengenalan universitas di kelas maupun
di aula, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke booth perguruan tinggi untuk
memberikan informasi lebih lanjut kepada siswa mengenai program studi,
fasilitas kampus, hingga peluang karier setelah lulus. Kegiatan ini juga
memberikan gambaran bahwa banyak perguruan tinggi swasta yang memiliki kualitas
baik dan bahkan dapat bersaing dengan perguruan tinggi negeri.
Salah satu siswa menyampaikan bahwa kegiatan Edufair ini
sangat informatif dan penting bagi para siswa. Menurutnya, Edufair PTN membuat
siswa lebih semangat untuk mengejar perguruan tinggi negeri impian, sementara
Edufair PTS dapat menjadi rencana cadangan (plan B) jika belum berhasil masuk
ke PTN.
Siswa juga mengungkapkan bahwa melalui kegiatan ini mereka
memperoleh banyak informasi, mulai dari cara masuk perguruan tinggi, peluang
beasiswa, biaya kuliah, hingga tips menghadapi ujian masuk universitas. Selain
itu, melihat para alumni mengenakan almamater kampus masing-masing juga
memberikan motivasi bagi siswa untuk lebih yakin dalam meraih impian mereka.
Bagi sebagian siswa, kegiatan yang paling menarik dalam
Edufair PTN adalah parade universitas, sementara dalam Edufair PTS kegiatan
yang paling menarik adalah saat mengunjungi booth perguruan tinggi untuk berdiskusi
langsung dan mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai kampus yang
diminati.
Melalui kegiatan Edufair ini, banyak siswa juga menyadari
bahwa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tidak selalu harus memusingkan
masalah biaya, karena tersedia berbagai pilihan beasiswa maupun bantuan
pendidikan yang dapat membantu mahasiswa selama menjalani perkuliahan.
Dengan adanya Edufair Perguruan Tinggi 2026, diharapkan
siswa SMA Negeri 9 Jakarta dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai
dunia perkuliahan, menentukan pilihan perguruan tinggi yang sesuai dengan minat
mereka, serta merencanakan masa depan pendidikan dengan lebih matang.